Contoh Kisah Hidup Rasulullah Sebagai Pelajaran Hidup

Membaca kisah-kisah ini jadi membuat semakin cinta dan kagum dengan beliau, seorang rasul tapi tidak pernah merasa dirinya lebih istimewa dibanding manusia lain.

Berikut contoh-contoh perilaku mulia nabi Muhammad :

1) Rasulullah menambal pakaiannya yang koyak tanpa menyuruh isterinya. Beliau juga memerah susu kambing untuk keperluan keluarga maupun untuk dijual. Padahal kalau dipikir nabi pastilah sudah capek ya, tapi tetap tidak keluar keluhan untuk hal-hal seperti ini yang seharusnya bisa beliau minta pada istri untuk menjahitkannya. Manusia yang mulia😦

2) Tiap pulang ke rumah, kalau dilihat tidak ada makanan yang sudah siap untuk dimakan, sambil tersenyum Rasulullah membantu isterinya di dapur. Sayidatina ‘Aisyah menceritakan ‘Kalau Nabi berada di rumah, beliau selalu membantu urusan rumahtangga’. Bukan hanya pemimpin umat, Rasulullah juga seorang suami yang hebat.

3) Jika mendengar azan, beliau cepat-cepat berangkat ke masjid, dan cepat-cepat pula kembali sesudah selesai shalat. Mudah-mudahan Achmad-ku sayang kelak juga begini ya nak, kita ingat dan mendahulukan Allah, pastilah Allah akan selalu mengingat dan perduli kita kita.. aamiin aamiin aamiin….

4) Pernah Rasulullah pulang pada waktu pagi, tentulah amat lapar. Tetapi dilihatnya tidak ada apa pun untuk sarapan. Yang mentah pun tidak ada karena Sayidatina ‘Aisyah belum ke pasar. Maka Nabi bertanya, ‘Belum ada sarapan ya Khumaira?’ (Khumaira adalah panggilan mesra untuk Sayidatina ‘Aisyah yang bererti ‘Wahai yang kemerah-merahan’) Aisyah menjawab dengan agak serba salah, ‘Belum ada apa-apa wahai Rasulullah. Rasulullah lantas berkata, ‘Jika begitu aku puasa saja hari ini’ tanpa sedikit tergambar rasa kesal di raut wajahnya.

Membandingkan sama diri sendiri yang masih suka terlontar kata-kata tak berguna saat kesal, padahal Rasulullah bisa begitu sabarnya..😦

5) Rasulullah sangat marah waktu melihat seorang suami sedang memukul isterinya. Rasulullah menegur, ‘Mengapa engkau memukul isterimu? Lalu dijawab dengan agak gementar, ‘Isteriku sangat keras kepala! Sudah diberi nasihat dia tetap degil juga, jadi aku pukul lah dia. Aku tidak bertanyakan alasanmu,’ sahut Nabi s. a. w. Aku menanyakan mengapa engkau memukul teman tidurmu dan ibu dari anak-anakmu?

6) Pernah Rasulullah bersabda, ‘sebaik-baik lelaki adalah yang paling baik, kasih dan lemah lembut terhadap isterinya.’ Prihatin, sabar dan tawadhuknya Rasulullah sebagai pemimpin keluarga, tidak sedikit pun menurunkan kedudukannya sebagai pemimpin umat. Jadi bapak-bapak ga perlu gengsi lah kasih sayang sama istri, karena istri yang paling tau baik buruk suami. Istri bilang suaminya gak baik ya artinya begitulah adanya dan sebaliknya.🙂

7) Pada suatu ketika Rasulullah menjadi imam shalat. Dilihat oleh para sahabat, pergerakan baginda antara satu rukun ke satu rukun yang lain amat sukar sekali. Dan mereka mendengar bunyi menggerutup seolah-olah sendi-sendi pada tubuh baginda yang mulia itu bergeser antara satu sama lain. Sayidina Umar yang tidak tahan melihat keadaan baginda itu langsung bertanya setelah selesai shalat, ‘Ya Rasulullah, kami melihat seolah-olah tuan menanggung penderitaan yang amat berat, tuan sakitkah ya Rasulullah?’ ‘Tidak, ya Umar. Alhamdulillah, aku sehat dan segar.’ ‘Ya Rasulullah… mengapa setiap kali tuan menggerakkan tubuh, kami mendengar seolah-olah sendi bergeseran di tubuh tuan? Kami yakin engkau sedang sakit…’ desak Umar penuh cemas….

Akhirnya Rasulullah mengangkat jubahnya. Para sahabat amat terkejut. Perut baginda yang kempis, kelihatan dililiti sehelai kain yang berisi batu kerikil, buat untuk menahan rasa lapar baginda. Batu-batu kecil itulah yang menimbulkan bunyi-bunyi halus setiap kali bergeraknya tubuh baginda.😦

‘Ya Rasulullah! Adakah bila tuan menyatakan lapar dan tidak punya makanan kami tidak akan mendapatkannya buat tuan?’ Lalu baginda menjawab dengan lembut, ‘Tidak para sahabatku. Aku tahu, apa pun akan engkau korbankan demi Rasulmu. Tetapi apakah akan aku jawab di hadapan Allahnanti, apabila aku sebagai pemimpin, menjadi beban kepada umatnya?’ ‘Biarlah kelaparan ini sebagai hadiah Allah buatku, agar umatku kelak tidak ada yang kelaparan di dunia ini lebih-lebih lagi tiada yang kelaparan di akhirat kelak.’😦

8) Rasulullah pernah tanpa rasa canggung sedikit pun makan di sebelah seorang tua yang dipenuhi kudis, miskin dan kotor.

9) Hanya diam dan sabar bila kain rida’nya direntap dengan kasar oleh seorang Arab Badwi hingga berbekas merah di lehernya. Dan dengan penuh rasa kehambaan baginda membasuh tempat yang dikencing si Badwi di dalam masjid sebelum menegur dengan lembut perbuatan itu.😦

10) Kecintaannya yang tinggi terhadap Allah dan rasa kehambaan dalam diri Rasulullah menolak dituankan. Karena Rasulullah tau, bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah, hanya amal ibadah yang membedakan derajatnya.

11) Mendapat anugerah kemuliaan dari Allah langsung, tidak menjadikan beliau merasa lebih dari yang lain, ketika di keramaian maupun sendiri.

12) Pintu surga telah terbuka seluas-luasnya untuknya, tapi beliau masih berdiri di waktu-waktu sepi malam hari, terus-menerus beribadah hingga pernah Rasulullah terjatuh karena kakinya sudah bengkak-bengkak.

13) Fisiknya sudah tidak mampu menanggung keinginan jiwanya yang tinggi. Bila ditanya oleh Sayidatina ‘Aisyah, ‘Ya Rasulullah, bukankah engkau telah dijamin Syurga? Mengapa engkau masih bersusah payah begini? Jawab baginda dengan lunak, ‘Ya ‘Aisyah, bukankah aku ini hanyalah seorang hamba? Sesungguhnya aku ingin menjadi hamba-Nya yang bersyukur.’

Sumber:

One thought on “Contoh Kisah Hidup Rasulullah Sebagai Pelajaran Hidup

  1. Pingback: Contoh Kisah Hidup Rasulullah Sebagai Pelajaran Hidup | PADIStudio

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s