Debat Hari Ini

“Aku menjamin sebuah rumah di surga paling bawah bagi siapa yang meninggalkan debat meskipun ia benar, sebuah rumah di surga yang tengah bagi siapa yang meninggalkan dusta meskipun bergurau, dan sebuah rumah di surga paling tinggi bagi siapa saja yang berakhlak baik” [HR. Abu Dawud, hadits ini dihasankan oleh Syaikh Albani]

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
“Tidaklah suatu kaum tersesat setelah mendapat petunjuk, melainkan karena suka debat”
[HR. Ahmad, Tirmidzi, Shohihul Jami’]

sit5(1)

Pada dasarnya saya adalah orang yang sangat-sangat suka berdebat, dan jeleknya, pengen selalu menang, kalo gak menang mutung rasanya….🙂 Tapi waktu baca hadist ini, saya jadi mikir, “coba dong belajar mengurangi dikit-dikit hobi berdebatnya, inget surga aja, inget Allah aja.” Membekas  juga kata-kata ibu Theresa, “bahwa pada akhirnya semua adalah urusanku dengan Tuhanku” Mau orang berlaku jelek pada kita, gada sedikit pun untungnya buat kita membalasnya, justru merugikan kita sendiri, buang energi dan nambah dosa saat balasan kita justru tanpa sadar sudah melebihi perlakuan jelek orang itu ke kita.

Dan hari iniiiiiiiii, di hari pertama tahun 2013, saya diuji dengan komplen beberapa orang yang ga setuju dengan brodkes saya (copas dari ustadz) tentang perayaan tahun baru Masehi dalam Islam. Inti brodkesnya bilang kalo ikut merayakan tahun baru Masehi dalam bentuk apa pun artinya mengikuti kaum Paganis di jaman Romawi Kuno, yang saat itu tiup terompet, pesta, nyanyi bersama, mengitari api unggun dan melakukan ritual ibadah. Sejak 46 SM  Julius Caesar menetapkan 1 Januari sebagai permulaan hari dalam setahun blah blah blah… Awalnya saya berusaha jelasi dengan cukup ..eehem….tenang😐, tapi dibalas dengan menyudutkan brodkes saya, katanya artinya ga bole libur juga dong, ga bole beli sale taun baru dong…. jadi mutung beneran ni nulisnya…aarggh! Singkatnya saya cuma bilang kalo libur kan pemerintah yang buat, bukan inisiatif kita merayakan (kita wajib taat pemerintah), beli sale juga gitu, penjual mendapat keuntungan dengan terjualnya barang-barang lama alias cuci gudang, kita beli bukan karena itu tahun baru tapi karena sale, dan itu bisa anytime. Finaly saya cuma bilang kalo brodkes saya hanyalah bermaksud menyampaikan seperti itulah pandangan dalam Islam yang saya tau, urusan mau terima ato enggak kembali ke masing-masing aja. Aiihhh…. masi dibalas lagi, “kalo gitu brodkesnya no reply dong, lain kali tulis kalo ga boleh di-reply.”

OMG, pagi-pagi saya uda dibuat mutung, tapi karena inget hadist ini ya sudah, saya ngalah aja, saya baca tapi gada yang saya balas lagi…walaupun mangkel sebenernya. Karena tujuan saya brodkes bukan untuk berdebat, tapi hanya menyampaikan, urusan terima ato enggak ya urusan masing-masing…

Saya pikir dari pada saya tetep balas dan mereka balas lagi, ya sudah mending saya diamkan. Langsung end chat! Tapi saya jadi tau tipe-tipe orang yang ada di list chat saya. Ada yang setuju, ada yang ga setuju tapi diam, ada yang ga setuju tapi bertanya dan berdebat dengan sopan dan santun, tapi ada juga yang ga setuju plus kurang ajjuuaar…. aarghh…masihh mutuunggggg…… >:o

Aahh…sudahlah, semua pengalaman pagi ini ga akan menyurutkan saya untuk selalu berbagi ilmu kok, kalo ditentang ya tinggal end chat aja, beres. Kan semua balik ke pribadi masing-masing. Gada paksaan dalam Islam, tapi menyampaikan ilmu itu adalah wajib, itu aja. Semua yang terjadi hari ini justru buat saya belajar banyak, ternyata menyampaikan kebenaran pun itu susah ya…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s